Seni Musik

September 18, 2007

Musik:

Membangun Kembali Kesadaran Mencipta

Suka Hardjana

Salah satu persoalan utama negara-negara Dunia Ketiga dalam membebaskan diri dari keterbelakangan adalah hal kesadaran mencipta. Produk-produk kemajuan zaman dalam peradaban modern sebagian besarnya adalah hasil rekayasa kecerdasan mencipta. Aplikasi produk peradaban modern yang dioperasikan di negara-negara Dunia Ketiga tak jarang justru meninggalkan berbagai persoalan, karena kurangnya pemahaman mendasar atas latar belakang, alasan dan dalam konteks apa produk peradaban modern itu diciptakan.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Seni Rupa

September 18, 2007

Lahirnya Ekspresionisme Baru

dan Sebuah Intermeso

Bambang Bujono

AFFANDI termenung di hadapan lukisan Max Ernst. Polish Rider, judul lukisan itu, memenangkan grand prix di Venice Biennale 1954. Max Ernst, salah seorang aktivis Dada dan salah seorang surealis yang karya-karyanya begitu imajinatif, fantastis, menghapuskan batas antara yang jauh dan dekat, yang nyata dan yang kayali. Karya-karya Max Ernst, tulis penyair Paul Eluard, “It is no far –through the bird – from cloud to the man; it is not far –through the images – from man to his visions, from the nature of real things to the nature of imagined things.”[1]

Read the rest of this entry »

Seni Sastra

September 18, 2007

Sastra Dunia yang Lain.

Terduniakan atau Teretnografikan?*

Nirwan Dewanto

Sastra dunia adalah sebuah cara dalam melihat sastra hari ini. Sepanjang sejarah umat manusia, sudah terlalu banyak karya sastra berlaku; kita dikepung oleh lautan karya, kalau bukan lautan mahakarya. Namun karya baru terus saja lahir. Bila saja sebuah karya adalah khas dan berpotensi cerlang-cemerlang, maka kita ingin menguji kekhasan ini dengan jalan memperlawankannya dengan latar belakang yang mahaluas itu, agar terbukti ia sebagai milik yang berharga—ataukah sekadar setitik debu polusi. Namun, tak sanggup berhadapan dengan kemahaluasan itu, kita memilih sebagian, bahkan sebagian kecil, yang sanggup mendukung kita dalam menetapkan ukuran yang tepat. Dari sudut kreatif, yang secercah inilah sastra dunia, yang mampu mendorong sastra nasional menjadi modernitas yang sewajar-wajarnya.

Read the rest of this entry »

Seni Video

September 18, 2007

OK. VIDEO – MILITIA

3rd JAKARTA INTERNATIONAL VIDEO FESTIVAL 2007

Mirwan Andan

Suara-suara keluar dari mulut seorang laki-laki, bercerita tentang rumah impiannya. Suara tersebut menjadi latar dari video yang gambar-gambarnya berupa: pintu pagar, rumah megah dengan cat yang didominasi warna oranye, kartu tanda penduduk dan sertifikat hak kepemilikan tanah yang diambil dari jarak sangat dekat. Menjelang video berdurasi 7 menit itu berakhir, suara perempuan terdengar, membacakan paragraf pertama dari novel karya sastrawan Rusia, Fyodor Dostoyevsky, The House Of The Dead yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Read the rest of this entry »

Hello world!

September 17, 2007

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!